Showing posts with label Google Earth. Show all posts
Showing posts with label Google Earth. Show all posts

Saturday, August 14, 2010

Inbox: Struktur misterius berbentuk labu erlenmeyer di Karawang terlihat dari Google Earth

Struktur apa itu yang terlihat dari Google Earth di Karawang?


Salah satu cara tercepat untuk memecahkan sebuah misteri adalah bertanya kepada mereka yang sudah mengetahui jawabannya. Karena itu, kali ini saya akan meminta bantuan para pembaca untuk memecahkan misteri ini.

Kasus ini dikirim oleh seorang pembaca enigma mengenai sebuah struktur aneh yang terlihat dari Google Earth di Karawang. Saya mencari-cari informasi mengenainya di internet dan sepertinya tidak ada yang pernah menyinggung mengenai struktur unik ini. Jadi, mungkin di antara pembaca ada yang mengetahui jawabannya.

Pertama-tama, dari Google Earth, mari kita lihat koordinat 6°21'58.20"S 107°10'23.37"E.

Kita menemukan sebuah struktur berbentuk Pentagon.


Amazing! Mungkin kalian belum pernah melihat struktur ini ada di Indonesia. Tetapi, misterinya bukan ini. Struktur Pentagon ini adalah kompleks Pemerintahan Daerah Bekasi. Saya menampilkannya karena mungkin di antara kalian ada yang belum mengetahui soal ini (just intermezzo).

Sekarang baru kita masuk ke misteri yang dikirim oleh pembaca.

Di sebelah tenggara Pentagon Bekasi ini, tepatnya di koordinat 6°23'38.15"S 107°13'54.24"E, ada sebuah struktur lain yang juga unik.


Sebentar, saya perbesar terlebih dahulu.


Untuk lebih jelasnya, saya putar arahnya 45 derajat searah jarum jam supaya struktur ini berdiri tegak lurus.


Kita mendapatkan sebuah struktur berbentuk botol kecap atau labu erlenmeyer (sejenis botol/gelas kimia yang biasa digunakan di laboratorium) yang sangat rapi, terlalu rapi sehingga rasanya tidak mungkin struktur itu terbentuk dengan tidak sengaja.

Di atas mulut gelas terdapat daerah berwarna coklat (tanah) yang mirip sekali dengan bentuk kobaran api obor. Jika digabungkan, maka struktur ini terlihat seperti sebuah labu erlenmeyer yang sedang mengeluarkan api.

Tinggi (panjang) gelas ini dari mulut ke dasar adalah 0,65 kilometer. Di bagian dasarnya, terlihat adanya struktur aneh berbentuk mangkuk terbalik berwarna putih.

Saya yakin, kalian yang tinggal di wilayah itu akan dengan mudah mengidentifikasinya.

Sebagai informasi tambahan, Struktur gelas tersebut terletak di kecamatan Teluk Jambe Barat, Karawang. Di dekat mulut tabung tersebut, terdapat bendungan Cibeet yang jaraknya hanya sekitar 0,5 kilometer dan di dekat situ ada kantor desa Pasircongcot.

Jarak struktur ini dari Jalan Raya Pangkalan hanya sekitar 150 meter. Sedangkan jaraknya dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek sekitar 4 kilometer.

Di sebelah timur laut struktur ini, terdapat pemakaman mewah San Diego Hills yang berjarak sekitar 2 kilometer. Di dekat Pemakaman San Diego Hills, terdapat kompleks pabrik Sharp Semiconductor dan Panasonic. Di wilayah itu juga terdapat PT. Pabrik Karawang Prima Sejahtera Steel (KPSS).

Nah, sekarang pertanyaannya adalah, struktur apakah yang membentuk gelas itu? Jalan raya? Atau yang lain?

Adakah yang bisa memberikan informasi?


UPDATE - 22 Mei 2011

Setelah lebih dari 9 bulan, akhirnya kita berhasil memecahkan misteri struktur berbentuk labu Erlenmeyer ini. Terima kasih untuk Bocah Petualang yang telah mengunjungi langsung lokasi tersebut sehingga bisa memberikan kepada kita jawaban yang pasti.

Saya kutip komentar Bocah Petualang di postingan ini (Komentar no.144):

"Yang berbentuk tabung itu ternyata kompleks pemakaman swasta "Taman Pemakaman TAMAN MEMORIAL GRAHA SENTOSA". Bentuk 'tabung' adalah kepercayaan fengshui, coba di google, banyak iklan pemakaman diatas. Sayang waktu kesana penjagaan cukup ketat, saya tidak diperbolehkan masuk. Hanya berhasil memotret pintu gerbangnya saja. Silahkan refer ke http://www.panoramio.com/photo/53046712. Salam - Bocah Petualang"

Ini foto pintu gerbang yang diambil oleh bocah petualang:

Tentu saja foto pintu gerbang ini tidak cukup untuk mengkonfirmasi kalau struktur misterius tersebut adalah kompleks pemakaman ini. Namun jika kita masuk ke website resmi pemakaman tersebut, maka tidak diragukan lagi kalau struktur berbentuk labu Erlenmeyer itu memang kompleks pemakaman Taman Memorial Graha Sentosa.

Ini screenshot dari website resmi mereka: www.tmgs.co.id. Pada menu location, kita akan menemukan sebuah peta lokasi pemakaman.

Lihat di bagian bawah peta yang berwarna hijau. Kita bisa melihat struktur berbentuk labu erlenmeyer.

Jadi misteri ini sudah terpecahkan.

Kompleks pemakaman ini sendiri dibangun pada tahun 2003 dan memang dibuat dengan menggunakan kaidah Feng Shui yang dipandu oleh Grand Master Yap Cheng Hai. Mungkin inilah sebabnya struktur ini dibuat menyerupai labu Erlenmeyer.

Terima kasih untuk Bocah Petualang.

Tuesday, July 13, 2010

Inbox: Foto formasi lingkaran-lingkaran misterius

Email pertanyaan di bawah ini datang dari Lia yang dikirim kepada saya. Dalam perjalanannya ke Yordania, ia memotret sebuah formasi aneh di permukaan bumi dari pesawatnya.

Ini bagian dari bunyi emailnya:

"......Foto tentang lingkaran-lingkaran yang saya potret dari atas pesawat saat saya terbang menuju Jordania thn 2006, I'm just wondering itu apa.. kelihatannya pasti itu suatu project bikinan manusia, bukan misteri-misteri, tapi saya hanya ingin tau itu apa..mungkin Pak Enigma punya jawabannya."

Ini fotonya:


Formasi apakah yang terlihat itu?

Melihat foto ini, kita akan seakan-akan sedang menyaksikan ratusan Crop Circle terbentuk di permukaan bumi. Sebagian lagi akan segera teringat dengan UFO. Sebagian lagi mungkin hanya teringat dengan Pizza atau Diagram Lingkaran (Pie Chart).

Apakah benar formasi misterius ini adalah Crop Circle atau bekas pendaratan UFO?

Jawabannya adalah: tidak!

Saya rasa, sebagian besar dari kalian akan menyukai jawabannya. Formasi lingkaran dalam jumlah besar tersebut adalah SISTEM IRIGASI.

Ya, kalian tidak salah dengar.

Nama metode irigasi ini adalah Center Pivot Irigation (Central Pivot Irigation) atau secara sederhana disebut Circle Irigation.

Irigasi ini disebut dengan nama ini karena menggunakan sebuah peralatan mesin besar yang berotasi mengelilingi sebuah titik (pivot point). Lingkaran yang tercipta bisa mencapai diameter dari beberapa ratus meter hingga 3 kilometer. Setelah terbentuk, jalur melingkar ini segera diairi.

Keuntungan metode ini adalah bisa mengairi lahan yang sangat luas dengan penggunaan jumlah tenaga kerja manusia yang minimal. Namun, metode ini hanya bisa digunakan di lahan yang relatif datar.

Jika kita melihatnya dari langit atau dari Google Earth, maka formasi ini akan terlihat seperti Foto di atas.


Lalu, pertanyaannya, di negara manakah formasi lingkaran irigasi yang fotonya diambil oleh Lia?

Saya tidak bisa memastikannya. Namun, karena Lia mengambil Foto itu dalam perjalanannya menuju Yordania, maka ada kemungkinan kalau formasi irigasi yang dipotretnya berada di Saudi Arabia.

Jika kita terbang dengan pesawat dari Indonesia menuju Yordania, maka kita memang akan melewati negara ini.

Mungkin kita mengira Saudi Arabia hanya sebuah negara gurun yang gersang. Namun sesungguhnya negara ini telah berhasil membangun sistem agrikulturnya dengan cukup hebat.

Kerajaan bahkan mengalokasi dana dalam jumlah besar untuk membuat sistem irigasi ini. Bendungan-bendungan dibangun untuk menahan banjir dan cadangan air tanah ditampung dalam bentuk-bentuk sumur. Usaha yang keras ini telah berhasil mengubah lahan gersang disana menjadi lahan perkebunan yang cukup subur dari yang dulunya hanya 1.600 km2 di tahun 1976 menjadi 32.000 km2 pada tahun 1993.

Coba lihat, di bawah ini adalah sistem circle irigation di Saudia Arabia dilihat dari angkasa.


Selain di Saudi Arabia, formasi irigasi jenis ini juga bisa ditemukan di negara-negara lain di seluruh dunia.

Central Pivot Irigation di Texas, Amerika Serikat.


Central Pivot Irigation di Gurun Sahara

Jadi, jika lain kali kalian menjelajahi dunia dengan Google Earth dan menemukan formasi seperti ini, kalian sudah tahu jawabannya.

(wikipedia)